Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno Jelaskan Konsep Berjualan PKL Tanah Abang Secara Mob

Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno Jelaskan Konsep Berjualan PKL Tanah Abang Secara Mobile 


Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno Jelaskan Konsep Berjualan PKL Tanah Abang Secara Mobile
Seputar Berita Update - Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno Jelaskan Konsep Berjualan PKL Tanah Abang Secara Mobile 


Seputar Berita Update - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan konsep penataan pedagang Tanah Abang yang harus berjualan secara mobile. Penataan Tanah Abang itu akan diterapkan saat Ramadan nanti.

"Mereka misalnya kita tugaskan ada beberapa tempat yang kosong, baik di Tanah Abang sendiri maupun di luar Tanah Abang seperti di Kota Tua, di Taman Kota Intan, jadi kalau mereka yang mendapatkan lapak, mereka harus berbagi, jadi jangan hanya mereka sendiri. Mereka harus berbagi dan itu moving around," katanya.

Sandi menyampaikan penataan pedagang Tanah Abang ini mengedepankan sistem berbagi lapak antar pedagang. Sandi sedang merumuskan bagaimana penataan pedagang ini bisa tepat sasaran. Penataan pedagang jelang bulan Ramadan ini, dikatakannya tidak akan membuat pedagang saling berebut lapak. Konsepnya, dicontohkan Sandi, pedagang yang berjualan bisa diatur bedasar jam.

"Tidak akan berebut, karena kalau kita buat misalnya gini, first come first serve, terus saya cerita di luar negeri itu mereka diatur gitu. Berdasar jamnya, mereka bisa di sini. Terus kalau mau terus (anjut dagang, dia harus pindah ke tempat lain. Dan itu seperti kaya karavan pindah-pindah dan sistemnya pop up tetap," kata Sandi.

"Saya mau dorong zaman now nih, harus berpikir out of the box. Kalau nggak, alamin masalah yang sama. Ini semua naik melaporkan hasil penjualan mereka naik di Tanah Abang. Tapi sekarang semakin berita bahwa mereka naiknya omzet akan mengundang semakin banyak pedagang. Nanti akan sangat semrawut di sana jika tidak ditata sepeti ini," kata Sandi.

Sandi bakal memanggil Dinas UMKM sampai pihak TransJakarta untuk membahas penataan tersebut. Sandi ingin pedagang di Tanah Abang bergerak dinamis.

"Hari Senin nanti saya panggil UmKM, saya panggil wilayahnya, saya panggil juga TransJakarta. Kita coba tata selama bulan Ramadan apakah mungkin melakukan penataan yang dinamis," kata Sandi.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN