PT Pertamina Tambahkan Stok BBM Sampai 30 Persen Untuk Persediaan Bulan Ramadan

PT Pertamina Tambahkan Stok BBM Sampai 30 Persen Untuk Persediaan Bulan Ramadan


PT Pertamina Tambahkan Stok BBM Sampai 30 Persen Untuk Persediaan Bulan Ramadan
Seputar Berita Update - PT Pertamina Tambahkan Stok BBM Sampai 30 Persen Untuk Persediaan Bulan Ramadan


Seputar Berita Update - Menjelang memasuki bulan suci Ramadan, PT Pertamina telah menambahkan cadangan stok untuk bahan bakar minyak (BBM) gasoline atau nonsolar, Stok akan ditambah hingga 30 persen seperti Pertamax, Pertalite dan Premium.

Area Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari menyampaikan bahwa mengenai kebutuhan BBM gasolin di Solo Raya telah mencapai 3.200 kiloliter per hari. Pihaknya juga bakal menambah stok menjadi 4.160 kiloliter per hari.

"Untuk bahan bakar solar, kita lihat dulu tren sebelumnya justru ada pengurangan konsumsi 17 persen. Karena kalau sebelum lebaran, kegiatan kendaraan berbahan bakar solar biasanya disetop," kata Andar Titi Lestari.

Marketing Branch Manager Pertamina DIY dan Surakarta Dody Prasetya, memastikan bahwa pasokan BBM untuk Solo Raya aman. Dody juga mengungkapkan siap untuk menyediakan berapapun kebutuhan BBM Solo Raya.

"Selama ini BBM Solo Raya disupply dari Boyolali. Boyolali dipasok dari kilang Cilacap yang saat ini menggunakan pipa, jadi relatif aman. Kalaupun ada terjadi kendala, kami juga punya depot yang cukup besar di Semarang yang bisa membantu supply," kata Dody.

Selain BBM gasolin, PT Pertamina juga telah menambah stok gas elpiji 3 kg. Dilhat dari konsumsi normal 5,6 juta tabung per bulan, Pertamina akan menambah stok hingga 8 persen.

Dody mengatakan tambahan 8 persen disiapkan hanya sebagai cadangan. Tim akan terus memantau penyerapan elpiji bersubsidi di masyarakat.

"Kita tambah 2 persen dulu, sambil mengawasi perkembangan. Kalau langsung digrojog banyak justru tidak baik, karena ini elpiji bersubsidi. Jadi harus tepat sasaran," katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN