Prabowo Subianto Dukung Pembahasan Revisi UU Terorisme

Prabowo Subianto Dukung Pembahasan Revisi UU Terorisme


Prabowo Subianto Dukung Pembahasan Revisi UU Terorisme
Seputar Berita Update - Prabowo Subianto Dukung Pembahasan Revisi UU Terorisme

Seputar Berita Update - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendukung pembahasan revisi UU Terorisme. Prabowo memastikan partainya menyepakati pembahasan revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 itu. Prabowo mengatakan, aspirasi dari Fraksi Gerindra sudah terakomodir. Saat ini, pembahasan revisi UU Terorisme tinggal menunggu kesepakatan dari pemerintah.

"Kita sudah sepakat dan kita dukung RUU Terorisme. Kita siap mendukung, tidak ada masalah. Kemarin itu masih ada soal definisi, itu katanya sedang dibahas di pemerintah, karena semua yang kita minta sudah ditampung dalam penjelasan " kata Prabowo Subianto

Kemudian ada salah satu yang telah didorong oleh partai Gerindra dalam revisi UU Terorisme tersebut adalah mengenai pelibatan TNI. Menurut Ketua Partai Umum Gerindra ini tidak ada yang perlu ditakutkan dengan pelibatan TNI dalam hal tersebut.

"Menurut saya, sekarang semakin terasa bagaimana pentingnya bahwa TNI harus diikutsertakan. Tetapi tidak lupa untuk jangan langsung menganggap bahwa ini adalah militerisme," kata Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto juga menjelaskan bahwa baik atau tidaknya mengenai pelibatan TNI itu tergantung kepada pimpinan politiknya. Karena hal tersebut, pelibatan TNI itu harus diatur jelas dalam undang-undang tentang penanggulangan terorisme yang nantinya akan disahkan.

"Semua itu kalau menurut saya adalah tergantung pengguna. Tergantung pemimpin politiknya bagaimana, itu saja. Menurut saya polisi, tentara, intel itu seperti senjata. Seperti keris atau rencong. Tergantung siapa yang memakai dan bagaimana memakainya," kata Prabowo Subianto.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN