Polisi dan Satgas Pangan Siap Amankan Kebutuhan Pangan Jelang Ramadan

Polisi dan Satgas Pangan Siap Amankan Kebutuhan Pangan Jelang Ramadan



Seputar Berita Update - Polisi dan Pemerintah Kota Depok melalui Satuan Petugas Pangan siap untuk mengamankan kebutuhan pangan menjelang ramadan. Satgas Pangan juga bakal melakukan penjagaan stabil harga pangan, di samping mengantisipasi adanya penimbunan pangan hingga spekulan.

"Tim kami bersama Satgas Pangan akan terus monitoring, tentunya jika ada pihak-pihak yang melakukan penimbunan dan kecurangan kita akan tindak tegas lah," kata Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto.

Didik Sugiarto mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan ke pasar-pasar tradisional dan modern. Tidak hanya itu, polisi melakukan penyelidikan tertutup untuk memantau jika ada pelaku spekulan dan penimbun barang.

Untuk memastikan ketersediaan pangan dan kestabilan harga, Didik bersama Wali Kota Depok M Idris melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sukatani. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesediaan pangan dan harga sembilan bahan makanan pokok (sembako) di pasar tetap terjangkau.

"Kita pantau semua dalam keadaan stabil, ya kita mencari tahu apakah memang benar-benar stabil. Memang ada beberapa poin Lebaran, bahwa yang di pasar Kemiri Muka itu agak tinggi kenaikannya, tapi tetap stabil hitungannya walau dibanding pasar lain ya Kemiri paling tinggi kenaikannya," kata Idris.

Meski mengalami kenaikan, namun menurut Idris, harga-harga sembako di beberapa pasar di Kota Depok masih dalam batas wajar. Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan di antaranya daging, ayam, cabe merah keriting dan bawang merah.

"Tadi yang naik itu komoditi cabe merah keriting, bawang merah taraf wajar, sembako lainnya selain bumbu-bumbu tidak mengalami kenaikan. Ada kenaikan wajar misalnya daging ayam, daging sapi per kilogram dri 120 ribu naik jadi 123-124 ribu, ayam juga stabil kenaikan harga ada dari 38 ribu jadi 40-41 ribu lah, tapi masih wajar," katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN