Menkominfo Minta Empat Perusahaan Teknologi Cegah Konten Negatif

Menkominfo Minta Empat Perusahaan Teknologi Cegah Konten Negatif


Menkominfo Minta Empat Perusahaan Teknologi Cegah Konten Negatif
Seputar Berita Update - Menkominfo Minta Empat Perusahaan Teknologi Cegah Konten Negatif

Seputar Berita Update - Menkominfo Rudiantara telah memanggil empat perusahaan teknologi di Gedung Kementerian Kominfo. Empat perusahaan tersebut Facebook, Google, Twitter, dan Telegram. Pemerintah dan perusahaan teknologi ini saling berkoordinasi untuk meredam peredaran konten radikalisme dan terorisme di dunia maya.

Kemudian Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari telah menyampaikan turut prihatin atas kejadian serangan bom yang terjadi empat hari yang lalu.

"Pada intinya, kami ingin sampaikan terutama Facebook tidak memberi ruang terhadap kekerasan dan bila menemukan konten yang melanggar komunitas, itu kami langsung turunkan," kata Ruben.

Ruben juga mengucapkan apresiasi kepada pemerintah dan juga kepolisian yang rajin melaporkan konten negatif di dalam Facebook.

Sementara itu, Danny Ardianto perwakilan dari Google dan YouTube, mengatakan nada yang sama. Perusahaan asal Negeri Paman Sam itu menyampaikan turut berbela sungkawa terkait tragedi yang terjadi beberapa hari ini.

"Kami bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat luas untuk menghapus konten yang mengandung teror, kekerasan, ujaran kebencian. Kami punya kebijakan kuat di dalam YouTube sendiri, kami tidak boleh konten-konten seperti itu di platform kami dan kami juga telah bekerja selama 24 Jam." katanya.

"Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah dan masyarakat karena kita bekerja sama dengan baik. Dan, kami ingin terus melakukan hal tersebut untuk mendukung komitmen pemerintah," kata Danny.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN