Menjelang Puasa, DPP Partai Hanura Minta Pemerintah Menjaga Stabilitas Stok Bahan Pangan

Menjelang Puasa, DPP Partai Hanura Minta Pemerintah Menjaga Stabilitas Stok Bahan Pangan

Menjelang Puasa, DPP Partai Hanura Minta Pemerintah Menjaga Stabilitas Stok Bahan Pangan
Seputar Berita Update - Menjelang Puasa, DPP Partai Hanura Minta Pemerintah Menjaga Stabilitas Stok Bahan Pangan


Seputar Berita Update - DPP Partai Hanura meminta kepada pemerintah agar menjaga stabilitas persediaan bahan pangan menjelang puasa. Selain itu jalur distribusi juga harus dijaga agar tak ada kelangkaan bahan pangan atau bahan kebutuhan pokok lain saat bulan Ramadhan.

Hal ini disampaikan Ketua SC Rakernas Partai Hanura 2018, Beny Pasaribu di Pekanbaru, Riau. "Kami berharap pemerintah melalui Menteri Perdagangan dan Bulog yang sekarang kepalanya Pak Budi Waseso supaya stok di gudang baik gudang pemerintah maupun swasta coba dicek ulang," katanya.
Beny juga meminta agar jalur distribusi diperiksa kembali sehingga bahan-bahan keperluan masyarakat dapat terdistribusi dengan lancar dan efisien. Distribusi barang juga harus diantisipasi jangan sampai ada keterlambatan sehingga tak berdampak kepada harga.
Beny yakin saat bulan puasa sampai menjelang lebaran harga barang akan tetap stabil. Jika pun ada kenaikan maka tak signifikan.
"Saya yakin selama puasa dan lebaran kita tak akan alami kenaikan signifikan karena beras baru selesai panen dan gudang kita harusnya penuh," katanya.
Hanura juga meminta pemerintah jangan terburu-buru melakukan impor bahan pangan sebelum meneliti dan menginvetarisir persediaan bahan pangan di gudang-gudang penyimpanan. Impor bisa dilakukan ketika stok sangat terbatas setelah dilakukan penghitungan yang jelas.
"Impor jika kita memang punya stok sangat terbatas setelah diteliti dan diinventarisir di gudang, tak apa-apa dilakukan impor. Tapi jangan belum ada apa-apa cepat-cepat diisukan harus impor. Lihat potensi produk anak bangsa yang bisa dimasukkan ke pasar supaya harga stabil," katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN