Jenderal Tito karnavian : Mahasiswa Mitra Penting Dalam Membantu Polri Jaga Situasi Kamtibmas
Jenderal Tito karnavian : Mahasiswa Mitra Penting Dalam Membantu Polri Jaga Situasi Kamtibmas
![]() |
| Seputar Berita Update - Jenderal Tito karnavian : Mahasiswa Mitra Penting Dalam Membantu Polri Jaga Situasi Kamtibmas |
Seputar Berita Update - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan perubahan yang terjadi di Indonesia karena adanya peran dari mahasiswa. Hal itu karena mahasiswa tak terlibat partai politik dan masih memiliki ideologi, oleh karenanya gerakan mahasiswa memiliki peran penting.
"Oleh karena itu, Polri merasa bahwa mahasiswa menjadi mitra yang penting dalam membantu Polri dalam menjaga situasi kamtibmas. Percuma kita memiliki letak geografis yang baik, tetapi negara kita tidak aman. Oleh karena itu, kita harus menjaga keamanan ini," katanya.
Menurut mantan Kapolda Metro Jaya ini menyampaikan sekarang Indonesia sedang menghadapi yang mana seluruh elemen masyarakat maupun anak bangsa harus mendukungnya yakni dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang merupakan potensi konflik yang perlu dikelola.
"Karena ada perbedaan pendapat dalam memilih pemimpin. Kita sudah berpikir mulai dari awal proses pilkada kita dapat menjaganya dengan aman. Hal ini juga karena ikut sertanya mahasiswa untuk mendinginkan suasana," katanya.
Dirinya pun melihat potensi Pilkada ini mendingin karena beberapa hal, yaitu karena momen lebaran di mana publik akan sibuk mengurus lebaran sehingga politik yang mulai memanas ini akan larut dengan adanya cuti lebaran yang cukup lama.
"Kita tidak anti politik dan harus mendukung proses pilkada agar dapat berjalan baik. Setelah itu, kita akan ada momen piala dunia dan ini akan membantu mendinginkan suasana. Kita dapat mengelola potensi konflik ini dengan momen lebaran dan momen piala dunia tersebut," katanya.
Selain itu juga dirinya mengatakan, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 dan proses pemilu 2019. Maka, mahasiswa harus menjadi kawan dalam persamaan kepentingan dan perlu bersama mengelola ini.
"Untuk saat ini kita harus bisa membangun ketahanan terutama di kalangan muda ini lebih selektif, karena sasaran utama mereka adalah kalangan muda. Oleh karena itu, saya harap mahasiswa jangan pernah ikut menyebarkan berita-berita yang tidak jelas agar selektif dalam menyebarkan berita. Mari kita bersama memberikan pencerahan kepada mahasiswa yang lain," katanya.

Comments
Post a Comment