Edi Damansyah : Program Banyuwangi Mengajar Akan Diadopsi

Edi Damansyah : Program Banyuwangi Mengajar Akan Diadopsi

Edi Damansyah : Program Banyuwangi Mengajar Akan Diadopsi
Seputar Berita Update Edi Damansyah : Program Banyuwangi Mengajar Akan Diadopsi


Seputar Berita Update - Edi Damansyah selaku Bupati Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, ingin mengadopsi program Banyuwangi Mengajar. Pemerintah juga tertarik untuk mengadopsi beberapa inovasi pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi.

"Sekarang ada banyak hal yang ingin kami pelajari seperti, bagaimana cara kebijakan perencanaan penganggaran, kemudian ada layanan publik, Banyuwangi mengajar, kebijakan-kebijakan tersebut menurut kami itu luar biasa, maka dari itu akan kami adopsi di Kutai Kartanega ini. Kemudian sistem aplikasinya juga sudah kami adopsi," kata Edi Darmansyah di Lounge Pelayanan Publik.

Edi Darmansyah juga telah tertarik dengan program Banyuwangi Mengajar pada saat mendapat cerita dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Abdullah Azwar Anas telah menjelaskan bahwa di kabupaten Banyuwangi ada ratusan anak-anak yang baru lulus kuliah kemudian mengajar di pelosok-pelosok desa. Mahasiswa telah diwajibkan untuk mengabdi setelah mendapatkan program Beasiswa Banyuwangi Cerdas yang telah dibiayai selama kuliah.

Kemudian Bupati Kutai Kartanegara pun langsung berangkat ke Kluncin yaitu, salah satu desa pelosok yang ada di Kabupaten Banyuwangi untuk melihat anak-anak yang sedang mengabdi mengajar di sana.

"Saya telah cerita bagaimana mengajar di Banyuwangi, sekarang dia pergi ke Kluncing. Karena program ini  telah cocok untuk diterapkan di luar pulau Jawa. Kuta Kartanegara ini pun juga sudah memiliki program sarjana mengajar, tetapi masih gagal,"kata Abdullah Azwar Anas.

Abdullah Azwar Anas juga mengatakan bahwa program Banyuwangi Mengajar ini sudah rutin dilakukan tiap tahunnya. Menurutnya, sebuah desa bukan hanya membutuhkan transfer dana untuk pengembangan infrastruktur, tetapi juga transfer ilmu pengetahuan.

Bagi anak-anak kurang mampu tetapi berprestasi akan mendapat kesempatan diberikan kuliah, beasiswa, setelah lulus wajib desa untuk mengabdi di bagian pelosok.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN