Bamsoet Minta Penindakan Tegas Kepada Pelaku Candaan Bom Pesawat Lion

Bamsoet Minta Penindakan Tegas Kepada Pelaku Candaan Bom Pesawat Lion


Bamsoet Minta Penindakan Tegas Kepada Pelaku Candaan Bom Pesawat Lion
Seputar Berita Update - Bamsoet Minta Penindakan Tegas Kepada Pelaku Candaan Bom Pesawat Lion


Seputar Berita Update - 
Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta aparat penegak hukum menindak tegas penumpang Lion Air jurusan Pontianak- Jakarta yang bercanda bawa bom di pesawat. Bambang menilai candaan tersebut dapat mengganggu keamanan dan ketertiban pada fasilitas publik.

"Kalaupun hanya becanda, itu becanda yang tidak lucu bagi saya karena telah mengganggu keamanan dan ketertiban. Harus ada hukumannya," kata Bamsoet.

Bamsoet mempercayakan penanganan kasus itu kepada aparat penegak hukum. Kepolisian diyakini bakal menerapkan pasal dengan ancaman hukuman yang setimpal dengan perbuatan pelaku. Dia berharap hukuman tersebut dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan masyarakat lainnya.

"Orang-orang seperti ini tidak cukup diberi hukuman dengan dicekal, harus lebih dari itu. Karena ini mengganggu keamanan negeri. Apalagi kita dalam suasana yang sangat tidak tepat untuk dibuat bercanda soal bom. Saya mendorong kepolisian untuk menggunakan pasal yang lebih tegas kepada orang tersebut,"kata  Bamsoet.

Frantinus Sigiri salah satu penumpang Lion Air rute Pontianak- Jakarta masih diamankan petugas Avsec Bandara Supadio Pontianak gara-gara candaan membawa bom. Akibat ulahnya, penumpang terpaksa berhamburan keluar dari jendela darurat. Tidak kurang delapan penumpang terluka setelah nekat melompat dari sayap pesawat.

Peristiwa itu terjadi Senin (28/5) sekira pukul 18.30 WIB. Kabar adanya bom diutarakan Frantinus, saat berada di pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT687 rute Pontianak-Jakarta.

Pernyataan dugaan adanya bom itu disampaikan Frantinus kepada pramugari Lion Air, saat Frantinus meletakkan barang di kabin pesawat. Seketika itu, penumpang pesawat dilanda kepanikan.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin