Yusril Ihza Mahendra Tak Setuju Pemerintah Jokowi Dalam Berutang

Yusril Ihza Mahendra Tak Setuju Pemerintah Jokowi Dalam Berutang


Yusril Ihza Mahendra Tak Setuju Pemerintah Jokowi Dalam Berutang
Seputar Berita Update - Yusril Ihza Mahendra Tak Setuju Pemerintah Jokowi Dalam Berutang


Seputar Berita Update - Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra tak setuju dengan cara pemerintah Joko Widodo dalam berutang. Dia menduga pinjaman utang oleh pemerintah hanya untuk membayar utang sebelumnya, bukan membangun infrastruktur. 

"Pemerintah tidak pernah terbuka sebenarnya. Apakah betul itu digunakan untuk infrastruktur? Karena anggaran infrastruktur tidak sebesar utang yang diciptakan," kata Yusril di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

"Jadi diperkirakan utang itu sudah dipakai untuk bayar utang pokok dan bunganya, misalnya juga utang sudah dipakai untuk membiayai biaya rutin. Itu memberatkan," kata dia. 

Bagi Yusril, utang itu lazim ditempuh suatu negara untuk pembangunan. Namun yang disoroti Yusril ialah peruntukan utang itu. 

Dugaan Yusril, pemerintah berutang bukan untuk membiayai proyek-proyek yang bisa menghasilkan uang untuk membayar utang. Lagi-lagi dia menyebut pemerintah berutang untuk membayar utang. 

"Utang idealnya membiayai proyek-proyek. Proyek itu kita biayai dengan utang, proyek itu berjalan. Proyek itulah yang akan menghasilkan uang mencicil utang tadi," kata dia.

"Kalau utang untuk bayar utang lagi, itu akan makin berat," katanya menuding. 

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN