Siti Nurbaya Bakar : 2 Kemungkinan Penyebab Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan

Siti Nurbaya Bakar : 2 Kemungkinan Penyebab Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan


Siti Nurbaya Bakar : 2 Kemungkinan Penyebab Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan
Seputar Berita Update - Siti Nurbaya Bakar : 2 Kemungkinan Penyebab Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan


Seputar Berita Update - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menyebut ada dua kemungkinan penyebab tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. KLHK masih mendalami penyebab tersebut.

"Ada dua kemungkinan, betul bahwa dia kena jangkar, ketarik, atau memang ada persoalan integritas di situ, misalnya kualitas pipa atau apa. Itu yang harus ditemukan oleh KLHK," ujar Siti di Istana Negara, Jakarta Pusat'

Siti juga mengatakan KLHK sudah mengambil sampel air di 13 titik tumpahan minyak. Sampel air sedang diteliti.

"Kalau sampel air sudah diambil dari 13 titik sebelum hari Jumat (6 April) malam. Sabtu (7 April) kemarin sudah dibahas parameter-parameter apa, saya belum boleh bilang, tapi sudah didiskusikan dan sekarang sampelnya sedang diuji di KLHK di Serpong," kata Siti.

Siti sudah melaporkan kejadian ini kepada Presiden Joko Widodo. Jokowi meminta tidak terjadi lagi kebakaran di lokasi tersebut akibat patahan pipa.

"Saya sih waktu hari Sabtu melapor ke Bapak Presiden, justru kekhawatiran beliau di masyarakatnya. Artinya, jangan sampai sisa-sisa minyak di kolong bisa keselentik api, bisa kebakaran lagi, itu yang tidak boleh," kata Siti.

"Yang kedua, kita harus selesaikan dulu yang urusan masyarakatnya, kerugian masyarakat. Bencana kepada dia itu yang harus dibicarakan dulu, jadi paralel-lah," kataya.

Sebelumnya, terjadi pencemaran minyak akibat patahnya pipa Pertamina di kawasan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Luas wilayah yang tercemar mencapai 13 ribu hektare.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN