Sandiaga Uno : Banyak Dinas Ceroboh Dalam Catat Aset Pemprov

Sandiaga Uno : Banyak Dinas Ceroboh Dalam Catat Aset Pemprov

Sandiaga Uno : Banyak Dinas Ceroboh Dalam Catat Aset Pemprov
Seputar Berita Update - Sandiaga Uno : Banyak Dinas Ceroboh Dalam Catat Aset Pemprov


Seputar Berita Update - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut banyak dinas-dinas yang teledor dalam mencatat aset milik Pemprov. Keteledoran itu akhirnya berakibat fatal ketika Pemprov DKI digugat ke pengadilan.

"Ada beberapa aset kita yang menjadi sengketa. Padahal aset ini sudah lama menjadi aset Pemprov DKI. Karena keteledoran kita dalam pencatatan, dan menjaga fisik maupun legalitas, banyak yang dipermasalahkan secara hukum dan kita kalah di pengadilan," kata Sandiaga

Sandiaga menuturkan karena tak teliti dalam mencatat aset banyak oknum yang mengambil kesempatan dengan cara memalsukan surat kepemilikan. Karena itu, lanjut dia, Pemprov DKI meminta bantuan ke Polda Metro Jaya demi menyelidiki dugaan pemalsuan itu.

"Nah ini kita berkoordinasi dengan Polda. Karena kami tengarai surat-surat yang dipakai oleh para oknum quote-unquote itu adalah surat yang dipalsukan. Jadi kita berharap dengan proses pembenahan dari aset kita ini, kita bisa dikover," kata Sandiaga.

Menurut wagub usungan Partai Gerindra dan PKS itu, dinas yang tak teliti mencatat aset salah satunya Dinas Pendidikan. Untuk lokasi asetnya banyak di Jakarta Barat dan Timur.

"Di Jakarta Timur itu ada lahan yang sudah dibeli oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulan Bencana. Tapi tidak langsung dikuasai, atau tidak langsung diurus legalitasnya. Akhirnya, terjadi masuk lah oknum-oknum untuk menempati, menaruh barang, mobil dan lain sebagainya," kata dia.


"Kalau ditotal dari hasil tadi yang kita lihat, memang pencatatan itu hampir di setiap SKPD. Jadi, kalau kita lihat, dari 10 temuan utama itu mungkin sekitar ada 150 sampai 200 aset yang sekarang kita lagi benahi," kata Sandiaga. 

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN