Pertemuan Puncak Antara Presiden Korea Selatan dan Presiden Korea Utara Tanggal 27 April

Pertemuan Puncak Antara Presiden Korea Selatan dan Presiden Korea Utara Tanggal 27 April


Seputar Berita Update - Pertemuan Puncak Antara Presiden Korea Selatan dan Presiden Korea Utara Tanggal 27 April


Seputar Berita Update - Pertemuan puncak antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dijadwalkan terjadi pada 27 April mendatang.

Pertemuan itu akan menjadi sejarah baru, karena untuk pertama kalinya pemimpin Korut berkenan melintasi perbatasan menuju wilayah saudara serumpunnya di selatan.Menurut Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom kedua negara telah sepakat memilih Rumah Perdamaian sebagai lokasi pertemuan puncak tersebut.
Rumah Perdamaian merupakan sebuah gedung yang dibangun di bekas lokasi pertemuan sementara, antara perwakilan Korea Selatan dan Korea Utara pada 1980 silam.Berlokasi sekitar 130 meter dari Zona Larangan Perang, menurut Chang-beom, Rumah Perdamaian dipilih karena mewakili semangat perdamaian.
"Sebelumnya, ada beberapa lokasi yang diajukan, baik di wilayah Korea Selatan dan Korea Utara. Saya tidak tahu bagaimana detail pembicaraannya, namun kedua negara sepakat untuk memilih Rumah Perdamaian," kata Kim Chang-beom di Jakarta.
"Ini adalah kemajuan yang baik, karena kita tahu pada akhir 2017 lalu, Korea Utara melontarkan banyak sekali kontroversi terkait program nuklirnya, yang tidak hanya membuat kami yang di Korea Selatan khawatir, namun juga seluruh wilayah di sekitarnya," katanya.
"Sekarang, Korea Utara mau bersikap lebih terbuka, menerima ajakan diplomasi dengan hormat, dan kami berharap ini akan membuka babak baru perdamaian di semenanjung", jelasnya.
Meski beberapa pertemuan awal kedua negara selalu digelar di ibu kota Korea Utara, Pyongyang, pemilihan lokasi kali ini bukan merupakan desakan Korea Selatan sebagai imbal balik. Menurut Chang-beom, Rumah Perdamaian memang dipilih atas persetujuan bersama yang telah dibahas secara baik-baik.
Namun, ketika ditanya seperti apa harapan yang diinginkan oleh Korea Selatan setelah pertemuan puncak tersebut, Dubes Kim Chang-beom belum mau berkomentar banyak.
"Kita tetap mengharapkan yang terbaik," katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN