PDIP Bakal Mencabut Jabatan Ketua DPC Abu Bakar

PDIP Bakal Mencabut Jabatan Ketua DPC Abu Bakar

PDIP Bakal Mencabut Jabatan Ketua DPC Abu Bakar
Seputar Berita Update - PDIP Bakal Mencabut Jabatan Ketua DPC Abu Bakar


Seputar Berita Update - Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Barat akan memberhentikan Abu Bakar dari jabatan Ketua DPC dan keanggotaannya dicabut setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap.

"DPD partai mengusulkan untuk dilakukan pemecatan pemberhentian dari keanggotaan terhadap Pak Abu Bakar sebagai anggota PDIP dan Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat," kata Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana di Kantor DPD PDIP Jawa Barat.

Abdy melanjutkan DPD PDIP Jabar menugaskan Yadi Srimulyadi untuk menjadi Plt Ketua DPC PDIP KBB.

"Keputusan itu diambil berdasarkan perkembangan politik terakhir di KBB," kata dia.

Dia menjelaskan keputusan diambil DPD lewat rapat. Sementara, Surat Keputusan (SK) pemecatan Abu Bakar sudah disiapkan DPP partai.

"Kami berkomunikasi dengan DPP dan DPP menyampaikan sanksinya adalah pemberhentian dan SK-nya sudah disiapkan," kata Abdy.

Menurut Abdy, keputusan ini sudah menjadi kebijakan partai. Bagi kader yang tertangkap KPK, maka langsung diberhentikan.

"Suratnya dalam waktu dekat," kata dia.''

Sementara itu, terkait status Abu Bakar sebagai tersangka, pihak PDIP tidak akan memberikan pendampingan dan bantuan hukum.

"Karena sudah diberhentikan, bantuan hukum pun tidak akan diberikan kepada KBB," katanya. 

KPK menangkap Abu Bakar tak lama setelah yang bersangkutan menyerahkan diri pada Rabu lalu. 

Dari hasil penyelidikan KPK, Abu Bakar diduga meminta uang dari sejumlah kepala kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Bandung Barat. Uang tersebut digunakan untuk kepentingan sang istri, yakni Elin Suharlian, yang maju dalam Pemilihan Bupati Bandung Barat 2018-2023.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN