Mabes Polri : Sudut Pandang Polri Berbeda Dengan DPR
Mabes Polri : Sudut Pandang Polri Berbeda Dengan DPR
![]() |
| Seputar Berita Update - Mabes Polri : Sudut Pandang Polri Berbeda Dengan DPR |
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, Polri tetap butuh penjelasan Facebook meski telah diundang DPR kemarin. Apalagi ada banyak hal yang perlu dibahas Polri dengan Facebook terkait fenomena media sosial di Indonesia.
"Sudut pandangnya Polri berbeda dengan DPR, karena kita tahu FB itu kan digunakan juga untuk menyebarluaskan konten-konten radikal, kita punya data," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Setyo melanjutkan, Facebook sulit diajak bekerjasama dalam memproteksi penyebaran konten negatif di situsnya. Sementara penyebaran konten negatif begitu masif terjadi di Indonesia.
"Contohnya saja ya kemarin ada akun Divisi Humas Polresta Surakarta. Kok ada akun Divisi Humas Polresta Surakarta begitu, isinya konten-konten negatif semua," kata dia.
Polri pun meminta Facebook agar akun tersebut di-takedown. Namun respons Facebook lambat dalam penanganan ini.
"Itu kita minta di-takedown saja, tiga hari baru turun. Maka itu susah sekali. Karena mereka menggunakan parameternya parameter di negara AS," kata Setyo.
Setyo menuturkan, Facebook berpatokan dengan hukum di Amerika Serikat. Kalau menurut pihak Facebook tidak menyalahi aturan di Amerika Serikat, maka konten tersebut dianggap tak bermasalah.
"Termasuk begini, FB itu harus menghargai dan menghormati adat istiadat di Indonesia. Itu yang harus dipahami. Karena dia dapat keuntungan banyak di Indonesia. Jadi dia tidak boleh menafikan itu," katanya.

Comments
Post a Comment