Fasilitas Komputer Terbatas, Siswa Peserta UNBK Bawa Laptop Sendiri

Fasilitas Komputer Terbatas, Siswa Peserta UNBK Bawa Laptop Sendiri


Fasilitas Komputer Terbatas, Siswa Peserta UNBK Bawa Laptop Sendiri
Seputar Berita Update - Fasilitas Komputer Terbatas, Siswa Peserta UNBK Bawa Laptop Sendiri


Seputar Berita Update - Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018, masih menyisakan persoalan. Salah satunya belim maksimalnya infrastruktur pendukung.


Sebanyak 535 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengikuti ujian hari pertama dengan lancar. Namun demikian, setengah dari jumlah itu harus membawa laptop sendiri dari rumah. Karena stok komputer milik sekolah tidak memenuhi kuota yang ada.
Ricky Polin, salah siswa SMAN 2 yang mengikuti ujian tahap pertama mengaku, laptop yang dipakai untuk mengerjakan soal dibawa dari rumah.
"Saya bawa laptop sendiri, karena komputer sekolah tidak banyak. Soal yang ada juga lumayan susah," katannya setelah mengikuti ujian.
Pihak SMAN 2 Kupang juga mengakui keterbatasan itu. Kepala Sekolah Max Nggeolima menuturkan, sekolahnya hanya memiliki 25 unit komputer.
"Sebelumnya kita sudah lakukan rapat dengan orang tua siswa soal kekurangan komputer, sehingga disetujui untuk siswa yang memiliki laptop dibawa dari rumah, karena kita hanya punya komputer 25 unit, sementara peserta ujian sebanyak 535," kata Max.
Ini adalah tahun pertama bagi SMAN 2 Kupang menyelenggarakan sistem UNBK. Ujian dibagi tiga kelompok. Pertama dimulai pukul 07.00, tahap kedua pukul 10.00 dan tahap ketiga pukul 14.00. Untuk diketahui, di wilayah Nusa Tenggara Timur, jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional tahun 2018 mencapai 60.000 orang yang tersebar di 22 Kabupaten/Kota.
Jumlah sekolah yang menyelenggarakan UNBK sebanyak 194, sementara sekolah yang masih menyelenggarakan ujian berbasis kertas sebanyak 337 sekolah.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN