Truk Pengangkut Barang Masih Lintasi Tol Jakarta-Cikampek

Truk Pengangkut Barang Masih Lintasi Tol Jakarta-Cikampek


Truk Pengangkut Barang Masih Lintasi Tol Jakarta-Cikampek
Seputar Berita Update Truk Pengangkut Barang Masih Lintasi Tol Jakarta-Cikampek


Seputar Berita Update - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang truk pengangkut barang dan truk gandeng melintas di jalan tol mulai pukul 12.00 hari ini hingga 24 jam ke depan. Hal ini dituangkan dalam Surat Edaran Kemenhub nomor 7/2018 tentang pembatasan kendaraan dalam rangka libur panjang Paskah.

Peraturan ini berlaku salah satunya di Tol Jakarta-Cikampek. Namun, berdasarkan pantauan pada pukul 18.42 WIB, masih banyak truk pengangkut barang melintas.

"Tadi ada kecelakaan di Cikunir. Jadi mereka salah perhitungan, yang seharusnya kalau (situasi) normal, mereka dapat melintas sebelum jam 12.00 WIB, memang harusnya bisa keluar tol sebelum jam 12.00 WIB," ujar Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa saat meninjau arus lalu lintas libur panjang Paskah di Tol Jakarta-Cikampek KM 39, Bekasi, Jawa Barat.

Pembatasan jam bagi truk ini bertujuan mengurangi kemacetan karena diprediksi volume kendaraan meningkat pada libur panjang akhir pekan. Royke menjelaskan truk yang sudah terlanjur melintas di Tol Jakarta-Cikampek, lewat pukul 12.00 WIB, dibiarkan melanjutkan perjalanan hingga keluar ruas Tol Cikampek.

"Mereka sudah terlanjur masuk tol, ya sudah, kita kuras. Daripada diberhentikan di tengah tol atau di rest area malah bikin macet. Kalau diminta berhenti, rest area tidak akan cukup jadi kantong parkir," kata Royke.

Royke menuturkan truk yang sudah terlanjur berada di dalam ruas Tol Jakarta-Cikampek di atas pukul 12.00 WIB tidak diarahkan ke jalur arteri. "Kondisi (lalu lintas) kan lancar. Kalau ternyata di depan ada kemacetan ya kita alihkan ke arteri," kata dia.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN