Tiga Calon Deputi Gubernur BI Sampaikan Visi Misi dan Rencana Kerja
Tiga Calon Deputi Gubernur BI Sampaikan Visi Misi dan Rencana Kerja
![]() |
Seputar Berita Update - Tiga Calon Deputi Gubernur BI Sampaikan Visi Misi dan Rencana Kerja
|
Seputar Berita Update - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyelesaikan tugas uji kelaikan dan kepatutan (fit and proper test) kepada tiga kandidat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ketiga nama calon Deputi Gubernur BI tersebut adalah Dody Budi Waluyo, Wiwiek Sisto Widayat dan Doddy Zulverdi.
Uji kelaikan dan kepatutan di mulai sekitar pukul 10.30 WIB secara bertahap dan berakhir pada pukul 18.00 WIB. Masing-masing calon pejabat BI itu secara bergantian telah menyampaikan pemaparan visi misi sekitar 30 menit dan akan ada proses tanya jawab dengan Anggota Komisi XI sekitar 1 jam lebih.
Dalam kesempatan pertama, Dodoy Budi Waluyo yang merupakan Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia memulai fit and proper test dengan memaparkan visi misinya apabila terpilih sebagai Deputi Gubernur BI.
"Visi kami adalah memperkuat peran strategis BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dan inklusif," kata Dody di gedung parlemen.
Sementara misi yang akan diusung, yakni memantapkan stabilitas nilai tukar Rupiah, menjaga sistem stabilitas keuangan, meningkatkan peran sistem pembayaran, serta memperkuat sinergi kebijakan dengan pemangku kepentingan terkait lainnya.
Di sesi kedua, Wiwiek Sisto Widayat yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, juga memulai dengan menyampaikan visi dan misi jika terpilih sebagai Deputi Gubernur BI.
"Misi saya adalah menetapkan kebijakan moneter yang membumi melalui kolaborasi antar daerah nasional dan internasional guna mencapai inflasi rendah dan stabil, pertumbuhan tinggi, dan kesejahteraan yang merata," kata Wiwiek.
Demi mencapai misi tersebut, ada enam strategi utama yang akan dilakukan. Pengendalian inflasi, ekonomi inklusif, pengembangan ekonomi umat, mempromosikan Indonesia pada dunia internasional, peningkatan akses pasar keuangan dan kompetensi sumber daya manusia.
Sementara, di sesi terakhir berbeda dengan dua calon sebelumnya yang dengan terlebih dulu menyampaikan visi dan misinya, Doddy Zulverdi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI hanya menyampaikan berbagai strategi yang akan ditempuh agar Indonesia tidak terlalu rentan terhadap gejolak eksternal dan meningkatkan perekonomian.
"Untuk mengurangi kerentanan, kita perlu mengurangi defisit transaksi berjalan atau bahkan surplus transaksi berjalan," kata Doddy.
Wakil Komisi IX DPR RI, Muhammad Prakoyo, yang sekaligus memimpin jalannya uji kelaikan dan kepatutan tersebut menilai ketiga kandidat Deputi Gubernur BI mempunyai keunggulan masing-masing. Di mana, ketiganya secara luas sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam paparan visi misinya.
"Tadi kita telah melakukan tugas dari Komisi XI untuk melakukan uji kepatutan dan uji kelayakan dari tiga kandidat deputi gubernur BI. Kita melakukan fit and profer test maraton dari pagi tadi sampai jam enam ini kita telah mendapatkan gambaran dari semua kandidat itu kita lihat bahwa semua kandidat mempunyai tingkat profesionalis yang tinggi dan semuanya betul-betul menunjukkan kemampuan yang teknografis yang sangat mumpuni," kata Prakoso.
Namun, saat ditanya siapa yang lebih unggul dari ketiga kandidat tersebut, dia pun kebingungan menentukan siapa yang nantinya akan terpilih mengisi kursi Deputi Gubernur BI yang saat ini masih ditempati oleh Perry Warjiyo.
"Oleh karena itu akan menjadi tugas berat dari komisi XI ini untuk menentukan salah satu dari ketiga itu nanti dapat dijalankan dan dipilih menjadi Deputi Gubernur BI. Dari visi misi semua sama menonjol. Memang yang diajukan oleh presiden itu tiga tiganya memang mempunyai kualitas dan kualifikasi yang tinggi sehingga ini menjadi tugas berat bagi komisi XI menentukan salah satu dari mereka," katanya.

Comments
Post a Comment