Bulan April 2018, Pemerintah RI Datangkan Daging Sapi dari Brasil

Bulan April 2018, Pemerintah RI Datangkan Daging Sapi dari Brasil


Bulan April 2018, Pemerintah RI Datangkan Daging Sapi dari Brasil
Seputar Berita Update - Bulan April 2018, Pemerintah RI Datangkan Daging Sapi dari Brasil


Seputar Berita Update -  Pemerintah berencana untuk mendatangkan daging sapi dari Brasil. Hal tersebut sebagai salah satu persiapan guna memenuhi kebutuhan daging saat Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita mengatakan, saat ini tim dari Kementan akan berangkat ke Brasil untuk mengecek kondisi sapi dan peternakan di sana. Namun demikian, pada April diharapkan daging tersebut sudah bisa mulai masuk ke Indonesia.

"Mudah-mudahan April (masuk), sebelum puasa," kata dia di Jonggol, Jawa Barat.
Untuk segi harga, lanjut Ketut, harga daging sapi Brasil diperkirakan akan sedikit lebih mahal dari daging kerbau India. Namun, lebih murah dibandingkan daging sapi yang diimpor dari Australia.

"Sedikit lebih mahal dari daging kerbau India, tapi tetap di bawah Australia. Kerbau itu kan sampai di sini Rp 65 ribu, sampai di ritel Rp 80 ribu‎ per kg," kata dia.

Namun demikian, Ketut berharap ketika sampai di Indonesia dan masuk pasaran, daging sapi tersebut bisa dijual pada kisaran harga Rp 80 ribu per kg. Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan daging sapi yang murah tapi tetap berkualitas.

"Kalau  daging sapi sampai di sini di ritel Rp 80 ribu saja, harapkan kita terpenuhi masyarakat bisa menikmati daging yang murah dan berkualitas," tandas dia.

Sebelumnya, Ketut mengatakan, alasan pemerintah memilih untuk melakukan impor dari Brasil lantaran negara tersebut telah masuk zona bebas penyakit mulut dan kuku (PMK). Hal ini menjadi salah satu syarat yang ditentukan pemerintah untuk impor daging.

Dia mengatakan, harga daging sapi dari Brasil juga lebih kompetitif. Harga ini juga menjadi faktor penting lantaran selain untuk memenuhi kebutuhan daging, langkah impor tersebut diharapkan bisa menekan harga daging sapi di dalam negeri yang saat ini masih berada di atas Rp 100 ribu per kg. "Dan (harganya) kompetitif," kata Ketut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari-Februari 2018, Indonesia telah mengimpor daging sapi sebanyak 15.046 ton. Jumlah tersebut turun dibanding periode yang sama pada 2017 yang sebanyak 39.419 ton.

Impor daging sapi di Januari-Februari 2018 tersebut berasal dari Australia sebanyak 11.911 ton, Amerika Serikat 1.270 ton, Selandia Baru 1.615 ton, Spanyol 222 ton, dan Kanada 27 ton.


Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN