Gerindra Menarik Prabowo Subianto dari 'Blunder Politik' Jokowi

Gerindra Menarik Prabowo Subianto dari 'Blunder Politik' Jokowi

Gerinda Menarik Prabowo Sugianto dari 'Blunder Politik' Jokowi
Seputar Berita Update - Gerinda Menarik Prabowo Subianto dari 'Blunder Politik' Jokowi


Seputar Berita Update - PDIP menyeret nama Prabowo Subianto di tengah kontroversi pertemuan Jokowi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Gerindra tidak sepakat dengan nama capresnya itu dikait-kaitkan dengan blunder politik Jokowi belakangan ini.

Pertemuan Jokowi dengan jajaran pimpinan PSI jadi kontroversi ada pembicaraan soal Pemilu 2019 di Istana Negara. Nama Prabowo ditarik-tarik lantaran Prabowo sebelumnya pernah menemui Jokowi di Istana Merdeka.
Prabowo datang menemui Jokowi di Istana Merdeka Jakarta pada 17 November 2016. Prabowo dijamu teh, hidangan ikan bakar, dan berbincang di beranda Istana. Gerindra tidak mau pertemuan Prabowo dan Jokowi itu disamakan dengan pertemuan PSI dan Jokowi.

Wajar Gerindra  Prabowo dari pusaran isu ini. Kontroversi pertemuan Jokowi dengan jajaran pengurus PSI itu memang jadi isu panas belakangan ini. Cerita bermula saat jajaran pengurus PSI, yakni Ketum Grace Natalie, yang didampingi Sekjen Raja Juli Antoni dan Tsamara Amani, menemui Presiden Jokowi di Istana Negara pada Kamis (1/3/2018). Pertemuan yang membahas soal strategi Pemilu 2019 ini kemudian menuai kontroversi.

Sampai kemudian elite PDIP menyeret nama Prabowo ke pusaran isu ini. Adalah Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga yang membawa-bawa nama Prabowo untuk memberi kesan pertemuan Jokowi dengan PSI itu sangatlah biasa.

"Ini kan hal yang biasa saja. Tinggal bergantung dari sisi mana kita melihat. Bagaimana kalau kemudian, kalau yang datang itu Pak Prabowo ke Pak Jokowi. Ada masalahkah? Kan tidak," Eriko.

Sebenarnya Eriko juga tak asal omong begitu saja, tak ada asap kalau tak ada api. Awal sekali, elite Gerindra duluan yang menyentil pertemuan politik Jokowi itu sebagai blunder politik menjelang pilpres.

"Mengundang salah satu parpol dan membicarakan materi yang menurut saya absurd. Kiat atau strategi pemenangan di 2019 aneh menurut saya," kata Waketum Gerindra Ferry Juliantono pada sebuah diskusi politik di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3).

Soal tarik-menarik nama Prabowo di tengah isu panas ini sangat menarik karena kebetulan sampai saat ini Prabowo Subianto adalah lawan terkuat Jokowi di Pilpres 2019, meskipun konon Prabowo juga ditawari jadi cawapres Jokowi.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN