BPOM Ambon dapati Tiga Merek Sarden yang Mengandung Cacing

BPOM Ambon dapati Tiga Merek Sarden yang Mengandung Cacing

BPOM Ambon dapati Tiga Merek Sarden yang Mengandung Cacing
Seputar Berita Update - BPOM Ambon dapati Tiga Merek Sarden yang Mengandung Cacing


Seputar Berita Update - Tiga produk sarden di Ambon mengandung parasit cacing. Hal ini berdasarkan pengujian oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon ke 29 merek sarden yang diuji secara acak.

Plh Kepala BPOM Ambon, Efraim Suru menjelaskan, tiga merek sarden yang mengandung parasit cacing yakni Botan ikan makarel dalam saus tomat dengan nomor pendaftaran MD 5493922019034 yang diproduksi PT Bali Maya Perihal Food Canning Industri Bali dan nomor bets BMNSS.
Maya ikan makarel dalam saus tomat nomor pendaftarana MD 54913006464 dan nomor bets 4D, serta maya ikan makarel dalam saus tomat dengan nomor pendaftaran MD 543913006454 dan nomor bets 4F yang diproduksi PT Maya Muncar Banyuwangi
"Tiga merek sarden tersebut telah diamankan BPOM Ambon, selanjutnya akan dilakukan pemusnahan yang akan diwakili oleh distributor yang ada di kota Ambon," katanya di Ambon.
Dia mengatakan, tiga merek sarden yang diamankan tersebut tidak seluruh produknya mengandung parasit cacing, tetapi hanya nomor bets tertentu, yakni dalam satu produksi serta proses yang sama.
"Jadi tidak semua produk sarden dari tiga merek tersebut mengandung parasit cacing, yang kami uji sampling itu yang ditemukan yakni nomor bets tersebut, bukan seluruh sarden merek tersebut," katanya.
Efraim menjelaskan, pengawasan sekaligus uji sampling tersebut menindaklanjuti temuan produk sarden kemasan kaleng merek "Jack Farmer Mackerel", Io dan Hoki yang mengandung cacing gilig.
BPOM RI mengungkap 27 merek ikan sarden positif mengandung parasit cacing. "27 merek (138 bets) positif mengandung parasit cacing, yang terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri," katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin