Anies Baswedan : Total Sampah di Teluk Jakarta Kira-Kira 100 Ton Lebih

Anies Baswedan : Total Sampah di Teluk Jakarta Kira-Kira 100 Ton Lebih


Anies Baswedan : Total Sampah di Teluk Jakarta  Kira-Kira 100 Ton Lebih
Anies Baswedan : Total Sampah di Teluk Jakarta  Kira-Kira 100 Ton Lebih


Seputar Berita Update
 - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperkirakan total lautan sampah di Teluk Jakarta di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, beratnya lebih dari 100 ton. Petugas pada hari ketiga baru bisa mengangkut setengahnya.

"Selama beberapa hari ini sudah terkumpul lebih dari 50 ton sampah," kata Anies saat meninjau proses pengangkutan sampah di kawasan hutan Mangrove Ecomarine, Muara Angke, Jakarta Utara.

"Diperkirakan masih ada lebih dari 50 ton lagi yang masih ada di sini," kata Anies.

Anies mengapresiasi 400-an petugas dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sumber Daya Air, TNI dan Polair, serta seluruh pihak terkait yang terlibat dalam proses pembersihan Teluk Jakarta ini. Petugas masih harus bekerja ekstra menyingkirkan sampah beberapa hari ke depan.

Menurut Anies, proses pembersihan Teluk Jakarta ini memang cukup berat. Lokasinya yang sulit dijangkau alat berat membuat pembersihan harus dilakukan secara manual. Setelah terkumpul, sampah diangkut menggunakan kapal menuju truk sampah di pelabuhan untuk kemudian dibawa ke TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Anies mengatakan kebanyakan sampah ini merupakan sampah rumah tangga, seperti sampah plastik, botol minuman, dan kayu. Sampah menumpuk hingga setebal 2,5 meter.

 Menurut Anies, sampah diduga terkumpul di lokasi ini sejak akhir Desember 2017 karena angin barat. Padahal rencananya area ini akan digunakan untuk lahan Mangrove dan tambak ikan bandeng.

Anies berharap para petugas menuntaskan pekerjaan ini. Pembersihan Teluk Jakarta dari lautan sampah ini diperkirakan selesai dalam waktu satu minggu sejak dikerjakan pada tanggal 17 Maret 2018.

"Mudah-mudahan dalam satu minggu sudah bersih kembali. Setelah itu, sungai-sungai akan dipasang jaring penangkap sampah agar tidak menumpuk di hilir," katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Koordinator MAKI Menilai Perpres BPIP Tidak Dipersiapkan Dengan Matang

Dua Pria Selundupkan Narkoba 1,5 Kg dari Pekanbaru ke Banjarmasin

Presiden RI Jokowi Ajak Pebisnis Australia Investasi di ASEAN